Tuesday, 25 October 2016

Kali ini kita akan membahas tentang Letak Geografis Denmark. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Letak Geografis Denmark

Letak Geografis DenmarkSecara geografis, perbatasan Denmark dengan Jerman adalah sepanjang 68 km, dan dikelilingi 7.314 km garis pantai. Luasnya 43.094 km2. Sejak tahun 2000 Denmark sudah terhubung dengan Jembatan Øresund ke Swedia selatan.

Titik paling utara Denmark adalah Skagen (pantai utara Skaw) di 57° 45' 7" lintang utara, paling selatan adalah Gedser (ujung selatan Falster) 54° 33' 35" lintang utara, paling barat adalah Blåvandshuk di 8° 4' 22" bujur timur, dan paling timur adalah Østerskær di 15° 11' 55" bujur timur, yaitu di kepulauan Ertholmene 18 km di timur laut Bornholm. Selisih jarak titik barat ke timur adalah 452 km, dari utara ke selatan adalah 368 km.

Denmark terdiri dari semenanjung Jutlandia (Jylland) dan 443 pulau bernama (total 1.419 pulau yang luasnya di atas 100 m²). Dari keseluruhan, 367 dihuni, dengan pulau terbesarnya adalah Sjælland (Zealand) dan Funen (Fyn). Pulau Bornholm letaknya di sebelah timur, di Laut Baltik. Banyak pulau-pulau besar ini terhubung dengan jembatan: Jembatan Øresund menghubungkan Sjaelland dengan Swedia, Jembatan Sabuk Besar menghubungkan Funen dengan Sjælland, dan Jembatan Sabuk Kecil menghubungkan Jutlandia dengan Funen. Kapal feri atau penerbangan kecil (penerbangan dengan berat maksimal 12.500 pound) menghubungkannya ke pulau-pulau yang lebih kecil. Kota besar di Denmark adalah København di Sjælland, Århus, Aalborg dan Esbjerg di Jutlandia; dan Odense di Funen.

Negara ini datar dengan sedikit elevasi, dengan tinggi rata-rata 31 m di atas permukaan laut. Titik alam tertingginya adalah Møllehøj, berketinggian 170,86 m. Bukit lain di barat daya Århus adalah Yding Skovhøj pada ketinggian 170.77 m, dan Ejer Bavnehøj 170.35 m. Areal dalam lautnya adalah: Denmark timur (210 km2); Denmark barat (490 km2).

Garis pantai Denmark adalah 7.314 km. Tidak ada tempat di Denmark yang jaraknya ke pantai lebih dari 52 km. Luas Denmark tidak bisa dihitung sebab seringnya erosi laut, dan penambahan material pantai, dan sebab proyek reklamasi tanah oleh manusia untuk mengurangi erosi. Di pantai selatan Jutlandia, pasangnya adalah antara 1, dan 2 m, dan garis pasang bergerak keluar, dan masuk sepanjang 10 km.

Secara fitogeografi, Denmark (termasuk Tanah Hijau, dan Kepulauan Faroe) termasuk Kingdom Boreal, dan berbagi dengan Artik, Eropa Atlantik, dan provinsi-provinsi Eropa Tengah di wilayah Circumboreal. Berdasar WWF, wilayah Denmark bisa dibagi dua ekoregional: hutan campuran Atlantik, dan hutan campuran Baltik. Kepulauan Faroe meliputi padang rumput boreal Kepulauan Faroe, sementara Tanah Hijau mempunyai ekoregional tundra artik tinggi Kalaallit Nunaat, dan tundra artik rendah Kalaallit Nunaat.
Iklim

Iklimnya sedang. Musim salju tidak terlalu dingin dengan suhu rata-rata di bulan Januari, dan Februari 0 °C dan musim panas yang dingin dengan suhu rata-rata di bulan Agustus 15.7 °C. Rata-rata Denmark mempunyai 121 hari berpresipitasi per tahun, rata-rata menerima 712 mm per tahun, musim gugur adalah musim paling basah, dan musim semi adalah musim paling kering.

Karena Denmark ada di belahan utara, panjangnya siang, dan malam bervariasi. Pada musim dingin matahari terbit pukul 09.00, dan terbenam pukul 16.00, sedangkan pada musim panas matahari terbit pukul 02.15, dan terbenam pukul 22.00. Hari terpendek diperingati sekitar Natal (bahasa Denmark: jul) biasanya malam Natal. Kata jól (kata benda jamak) menunjukkan bahwa masyarakat pra-Kristen merayakan hari terpendek dengan banyak perayaan. Upaya gereja Katolik untuk mengganti namanya menjadi kristmesse tidak berhasil. Perayaan hari terpanjang adalah sankthansaften (senja Santo Yohanes).


Sumber: https://id.wikipedia.org




No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.