Monday, 12 January 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Fungsi dan Peran Kelembagaan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya untuk Pembangunan Nasional. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Fungsi dan Peran Kelembagaan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya untuk Pembangunan Nasional

Pernahkah kalian menonton pementasan seni budaya ? Pementasan tersbut kadang dilaksanakan secara besar-besaran oleh pemerintah di suatu daerah. Pemerintah menyelenggarakan pentas budaya tersebut, dalam upaya mengembangkan budaya-budaya daerah, sekaligus sebagai promosi pariwisata yang sangat menarik. Masyarakat asing, sangat menyukai keragaman seni dan budaya bangsa Indonesia. Untuk mengelola keragaman sosial budaya, diperlukan kelembagaan.

Pantun :
Dari Semarang ke Budapes
Tujuannya hendak berdagang
Senang sekali belajar IPS
Apalagi di ips gampang

Keragaman sosial budaya merupakan potensi untuk pembangunan nasional. Pada materi ini, kalian akan mempelajari bagaimana peranan kelembagaan dalam keragaman sosial budaya untuk pembangunan. Kelembagaan yang dimaksud adalah: Lembaga Keluarga, Lembaga Agama, Lembaga Ekonomi, Lembaga pendidikan, Lembaga Budaya, dan Lembaga Politik. Untuk memahami bagaimana peranan keenam kelembagaan tersebut, kalian kerjakan aktivitas kelompok berikut.

Aktivitas Kelompok
  1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang.
  2. Lakukan wawancara kepada pengurus suatu lembaga dan orangtua kalian, terkait dengan fungsi dan perannya dalam menjalankan aktivitas lembaganya.
  3. Tuliskan kesimpulanmu di dalam kertas.
  4. Presentasikan hasil simpulan di depan kelas.
  5. Tuliskan simpulan hasil diskusi kelas dan bagikan ke seluruh siswa.

Sudahkah kalian selesai mengerjakan aktivitas kelompok ? Jika sudah, tentu simpulan yang kalian peroleh terkait dengan peran lembaga dalam mengelola keragaman sosial budaya untuk pembangunan nasional, adalah sebagai berikut.

1. Fungsi dan Peran Lembaga Keluarga


Keluarga memiliki peran strategis, dalam melakukan pendidikan keberagaman. Keluarga yang gagal menjalankan fungsinya, akan menyebabkan terganggunya proses sosialisasi pada anak-anak.
Pengakuan atau kesadaran perbedaan, pertama kali dialami anak-anak di dalam keluarga. Keluarga perlu memberikan kesadaran kepada seluruh anggota, bahwa perbedaan fisik merupakan pemberian Tuhan YME yang harus selalui dihargai dan dihormati.

2. Fungsi dan Peran Lembaga Agama


Kamu tentu masih ingat, beberapa lembaga agama di Indonesia, seperti: Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), merupakan lembaga agama yang resmi di tingkat nasional. Di samping keenam lembaga agama tersebut, masih terdapat berbagai lembaga agama, baik tingkat nasional maupun daerah.

Fungsi dan Peran Kelembagaan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya untuk Pembangunan Nasional

Bagaimana fungsi dan peran lembaga agama dalam mengelola keberagaman sosial budaya bangsa Indonesia ?

a. Pemberdayaan Umat
Paratokoh agama, berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat. Mereka tidak hanya mengajarkan tentang ibadah, tetapi juga melakukan pendidikan keterampilan kepada masyarakat.

b. Melakukan Komunikasi Antar-Umat Beragama
Setiap agama memiliki perbedaan keyakinan tentang Tuhan dan cara beribadah. Perbedaan ini kalau tidak dikelola dengan baik, dapat menyebabkan perpecahan masyarakat. Mewujudkan komunikasi yang baik antarpemeluk agama yang berbeda dapat dilakukan dengan membentuk forum antarumat beragama. Bertemunya paratokoh agama, dapat menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat, bangsa, dan negara.

3. Fungsi dan Peran Lembaga Ekonomi dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya


Keragaman sosial budaya adalah salah satu aset bangsa yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Lembaga-lembaga ekonomi, dapat memanfaatkan keragaman sosial budaya tersebut untuk pembangunan nasional. kalian telah mempelajari berbagai lembaga ekonomi di Indonesia pada tema sebelumnya. Bagaimana peran lembaga ekonomi dalam mengelola keragaman sosial budaya di Indonesia?

Salah satu fungsi dan peran lembaga ekonomi, yaitu untuk mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat. Indonesia adalah salah satu tujuan wisatawan sunia, keragaman sosial budaya merupakan salah satu daya tarik wisatawan dunia.

Candi Prambanan di dekat Kota Yogyakarta, merupakan salah satu cagar budaya yang dikunjungi ribuan wisatawan asing dan domestik setiap hari. Namun, keberadaan candi sebagai tempat wisata, berdampak munculnya lembaga ekonomi dalam bentuk pasar. Adanya pasar berdampak pada berbagai aktivitas ekonomi, baik masyarakat Yogyakarta maupun masyarakat lain di luar Yogyakarta. Para pedagang di kawasan candi pada umumnya menjual hasil kerajinan yang dihasilkan masyarakat Yogyakarta, juga menjual pakaian batik dari Solo dan Pekalongan, serta menjual kain lurik dan makanan dari Klaten.
Daya tarik candi Prambanan juga didukung oleh keragaman sosial budaya masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

4. Fungsi dan Peran Lembaga Pendidikan dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya


Lembaga pendidikan formal dan non formal, memiliki peran penting dalam mengelola keragaman sosial budaya untuk pembangunan nasional. Lembaga pendidikan berperan dalam melakukan transformasi budaya masyarakat. Pelajaran bahasa daerah di sekolah, sebagai salah satu bentuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan berupa bahasa. Saat ini, banyak sekolah yang mengajarkan seni tradisional, seperti: membatik, seni tari, dan sebagainya.

Selain mengajarkan budaya masyarakat, lembaga pendidikan juga berperan penting dalam mengelola keragaman budaya masyarakat. kalian dapat mengamati kegiatan kesenian di sekolahmu. Pelajaran seni tari yang mengajarkan tarian daerah, merupakan salah satu contoh pendidikan keragaman budaya.

5. Fungsi dan Peran Lembaga Budaya dalam Mengelola Keragaman Sosial Budaya


Lembaga budaya memiliki arti penting, dalam mengelola keragaman sosial budaya untuk pembangunan nasional. Peran serta lembaga adat, dalam mewariskan dan mengembangkan budaya secara turun temurun.

6. Fungsi dan Peran Lembaga Politik


Lembaga politik memiliki peran penting dalam mengelola keragaman sosial budaya bangsa Indonesia. kalian tentu masih ingat, beberapa lembaga politik yang kalian identifikasi pada kelas VII, yakni: MPR

Aktivitas Kelompok
  1. Bentuklah kelompok dengan anggota 3-4 orang.
  2. Diskusikan peranan kelembagaan politik dalam mengelola keragaman sosial budaya untuk pembangunan nasional.
  3. Tuliskan hasil diskusi kalian pada tabel.
  4. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.

Setelah kalian melaksanakan aktivitas kelompok di atas, tentu kalian dapat mengidentifikasi fungsi dan peran lembaga politik dalam mengelola keragaman budaya. MPR sebagai lembaga yang memiliki wewenang mengubah dan menetapkan undang-undang, dapat berperan membuat Undang-Undang Dasar yang memungkinkan berkembangnya keragaman: suku bangsa, bahasa, budaya, dan agama, masyarakat. Fungsi dan peran lembaga politik dalam mengelola keragaman sosial budaya, misalnya dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Menyusun perundang-undangan yang melindungi keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia.
  2. Menyusun perundang-undangan yang memungkinkan berkembangnya keragaman sosial budaya.
  3. Mengelola keragman sosial budaya, demi pembangunan nasional.

Renungkan
Indonesia memiliki keragaman sosial budaya. Keragaman tersebut, harus selalu dijaga dan dikembangkan demi pembangunan nasional. Pengelolaan keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia, tidak boleh merusak nilai-nilai yang terkandung dalam masyarakat Indonesia.




3 comments:

Note: only a member of this blog may post a comment.