Wednesday, 23 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Pengertian Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli

Berbagai pengertian penyimpangan sosial telah diungkapkan oleh para ahli. Berikut ini, beberapa pendapat ahli tentang penyimpangan sosial.

a. James W. Van Der Zanden
Perilaku menyimpang merupakan perbuatan yang dilakukan oleh sejumlah kelompok. Sementara itu, sebagian anggota masyarakat menilai tindakan tersebut sebagai hal yang tercela dan tidak dapat di teloransi

b. Rober M.Z. Lawang
Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang tidak sesuai dengan norma masyarakat dalam suatu tatanan sistem sosial.

c. Ronald A. Hodert
Penyimpangan sosial adalah tindakan yang melanggar keinginan bersama karena tidak sesuai dengan kebiasaan masyarakat hingga bisa dikenai sanksi

Dari beberapa pendapat dari para ahli tersebut di atas, dapat disimpulkan pengertian penyimpangan sosial adalah "perilaku atau perbuatan yang berada diluar kebiaaan dan peratuaran masyarakat umum".

Secara umum perilaku yang dinilai menyimpang meliputi tindakan berikut ini.

  1. Tindakan nonconform : yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma dalam masyarakat. Contonya Memakai sandal jepit ketika acara resmi
  2. Tindakan antisosial : yaitu tindakan yang lebih memeningkan dirinya sendiri/kelompok daripada kepentingan umum. Contohnya Tidak mau ikut kegiatan gotong royong.
  3. Tindakan kriminal : yaitu tindakan yang secara nyata melanggar aturan hukum resmi yang dapat membahayakan orang lain. Contohnya : Merampok, mencuri, membunuh dan lain-lain.

Pengertian Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli
                                                                             

Wednesday, 16 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian dan Jenis-jenis Koperasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Pengertian dan Jenis-jenis Koperasi

Pengertian Koperasi  :


Istilah koperasi berasal dari kata dalam bahasa Inggris co-operation, co artinya bersama, dan artinya berusaha, jadi koperasi berarti usaha yang dilakukan secara bersama-sama, misalnya Koperasi Unit Desa (KUD), berarti usaha masyarakat yang dilakukan bersama-sama di satu wilayah desa, Koperasi Karyawan berarti usaha para karyawan yang dilakukan bersama-sama.

Koperasi merupakan suatu organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang untuk kepentingan bersama. Koperasi berlandaskan kegiatan yang berdasarkan prinsip gerakan ekonomi kerakyatan dan asas kekeluargaan.

Jenis Koperasi menurut fungsinya


  1. Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi : Jenis koperasi ini menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan para anggotanya sebagai konsumen akhir. Pada koperasi ini, anggota berperan sebagai pemilik sekaligus juga sebagai pembeli atau konsumen bagi koperasinya. 
  2. Koperasi penjualan/pemasaran : Jenis koperasi ini menyelenggarakan fungsi pendistribusian barang atau jasa yang dihasilkan oleh para anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Pada koperasi ini, anggota-anggotanya berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya. 
  3. Koperasi produksi : Jenis koperasi ini menghasilkan barang dan jasa, dimana para anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi pada koperasi tersebut. Pada koperasi ini, anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi. 
  4. Koperasi jasa : Jenis koperasi ini menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh para anggotanya, misalnya: simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Pada koperasi jenis ini, anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi. Jika koperasi menyelenggarakan satu fungsi, maka disebut koperasi tunggal usaha (single purpose cooperative), sedangkan untuk koperasi yang menyelenggarakan lebih dari satu fungsi disebut koperasi serba usaha (multi purpose cooperative). 


Jenis Koperasi menurut status keanggotaannya

  1. Koperasi produsen : jenis koperasi ini anggotanya terdiri dari para produsen barang/jasa dan memiliki rumah tangga usaha.
  2. Koperasi konsumen : jenis koperasi ini anggotanya terdiri dari para konsumen akhir atau pengguna barang/jasa yang ditawarkan para pemasok di pasar. Kedudukan anggota di dalam koperasi dapat berada dalam salah satu diantara status tersebut atau keduanya. 
Dengan demikian, tampak bahwa pengelompokkan koperasi menurut status anggotanya berkaitan erat dengan pengelompokan koperasi menurut fungsinya.

Kemungkinan koperasi untuk memperoleh keunggulan komparatif dibandingkan dari perusahaan lain cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan yang dapat dimanfaatkan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain-lain.

Fungsi dan peran koperasi Indonesia
Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu : (1) mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, (2) berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, (3) memperkokoh perekonomian rakyat, (4) mengembangkan perekonomian nasional, serta (5) mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.

Koperasi berlandaskan hukum Koperasi berbentuk Badan Hukum menurut Undang-Undang No.12 tahun 1967 adalah Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama, berdasarkan asas kekeluargaan.

Kinerja koperasi khusus mengenai perhimpunan, koperasi harus bekerja berdasarkan ketentuan undang-undang umum mengenai organisasi usaha (perseorangan, persekutuan, dsb.) serta hukum dagang dan hukum pajak.

Monday, 14 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Sejarah Singkat Dinosaurus. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Sejarah Singkat Dinosaurus

Sejarah Dinosaurus berikut ini disusun secara singkat agar lebih enak dibaca


Dinosaurus merupakan kelompok hewan purbakala, berasal dari kata  Dinosauria.

Dinosaurus pertama kali muncul pada zaman prasejarah, periode Trias, yakni sekitar 230 juta tahun silam. Dinosaurus merupakan vertebrata yang mendominasi permukaan planet bumi selama kurang lebih 135 juta tahun, dimulai sejak periode Jura pada sekitar 201 juta tahun yang lalu sampai berakhirnya periode Kapur sekitar 65 juta tahun yang lalu.
Mengapa dinosaurus tidak ada lagi di masa sekarang? Kita tidak menemukan lagi dinosaurus saat ini karena dinosaurus telah musnah akibat peristiwa kepunahan Kapur - Paleogen yang terjadi sebelum era Mesozoikum. Jejak-jejak dinosaurus pada makhluk hidup tampak pada spesies burung yang berevolusi dari dinosaurus theropoda selama periode Jura, akibatnya, para pakar paleontologi mengklasifikasikan ribuan jenis burung yang hidup saat ini sebagai sub-kelompok dinosaurus.

Ada beberapa jenis burung beserta keturunannya yang bisa selamat dari kepunahannya 66 juta tahun silam, kemudian melanjutkan keberlangsungan hidup dinosaurus sampai sekarang.

Sejarah DinasaurusJika diamati lebih mendalam dari sudut pandang taksonomi, morfologi, dan ekologi, dinosaurus dapat digolongkan ke dalam beragam kelompok hewan. Lebih dari sembilan ribu (9.000) spesies burung merupakan jenis dinosaurus vertebrata yang paling banyak macamnya, selain percifrom ikan.

Apa yang menjadi bukti keberadaan dinosaurus di masa lalu ? Bukti fosil merupakan bukti keberadaan dinosaurus pada masa silam yang digunakan para paleontolog untuk mengidentifikasi lebih dari lima ratus (500) genera dinosaurus yang beragam, dan lebih dari seribu (1.000) spesies dinosaurus yang tidak sama dengan dinosaurus non-unggas.

Jenis dinosaurus di masing-masing benua di permukaan bumi ini dapat ditentukan melalui spesies yang masih hidup atau ditentukan melalui sisa-sisa fosil. Jenis dinosaurus yang terbanyak adalah herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan, sedangkan sisanya adalah karnivora. Sebagian besar keturunan dinosaurus yang masih hidup pada saat ini adalah bipedal (berkaki dua), sedangkan kebanyakan jenis dinosaurus yang sudah punah adalah spesies quadrupedal (berkaki empat).

Semua kelompok spesies dinosaurus memiliki struktur tampilan yang rumit seperti tanduk atau jambul. Struktur tulang yang khas dimiliki oleh beberapa kelompok yang sudah punah, misalnya duri dan tulang punggung yang tajam.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli purbakala menunjukkan bahwa karakteristik lain yang dimiliki oleh semua dinosaurus cukup khas, yaitu bertelur dan membangun sarang.  Meskipun spesies burung modern pada umumnya berukuran kecil untuk menyesuaikan diri dengan kemampuan terbangnya, sebagian besar dinosaurus pra-sejarah berukuran besar, dinosaurus yang terbesar adalah Amphicoelias fragilimus dari sauropoda, dengan panjang 73 meter (239 1/2+ kaki) dan tingginya mencapai 29 meter,  (95+ kaki) sedangkan beratnya mencapai 249.55 Ton. Namun, anggapan bahwa dinosaurus non-unggas pada umumnya berukuran raksasa adalah suatu suatu hal yang keliru, banyak juga dinosaurus yang berukuran kecil, misalnya Xixinykus, yang panjangnya hanya 50 cm (20 inci).

Walaupun mirip kada, dinosaurus sebenarnya bukanlah spesies kadal, meskipun secara harfiah kata dinosaurus memiliki arti "kadal yang mengerikan", namun sebaliknya, dinosaurus tergolong dalam kelompok reptil yang terpisah. Dinosaurus yang telah punah sama sekali tidak menggambarkan karakteristik tradisional reptil, misalnya bergerak melata dan ektoterma. Selain itu, kebanyakan hewan pra-sejarah seperti mosasaurus, pterosaurus, plessiosaurus, achthyosaurus, dan Dimetrodon, dianggap sebagai jenis dinosaurus, namun sebenarnya mereka bukanlah dinosaurus.

Sebelumnya burung belum diakui sebagai keturunan dinosaurus, tapi sepanjang paruh pertama abad ke-20 akhirnya para ilmuwan bersepakat bahwa burung merupakan keturunan dinosaurus, sebelum itu sebagian besar ilmuwan percaya bahwa dinosaurus adalah hewan yang lamban dan berdarah dingin. Namun, penelitian yang dilakukan sejak tahun 1970-an membuktikan bahwa dinosaurus adalah hewan yang aktif dengan sistem metabolisme  tinggi, selain itu melakukan berbagai adaptasi dalam interaksi sosial mereka.

Sejak fosil dinosaurus ditemukan pertama kali pada awal abad ke-19, rangkaian kerangka dinosaurus telah menjadi atraksi utama di berbagai museum di seluruh dunia . Dinosaurus adalah bagian yang tak dapat dipisahkan dari kebudayaan dunia. Ukurannya yang besar ditambah dengan sifatnya yang dianggap buas dan mengerikan telah menyebabkan ditulisnya buku-buku dan film-film laris yang mengisahkan tentang dunia dinosaurus, misalnya Jurassic Park. Antusiasme masyarakat terhadap dinosaurus sangat tinggi, hal itu menyebabkan peningkatan aliran dana untuk membiayai penelitian tentang dinosaurus, selain itu, media juga  secara teratur selalu meliput dan menyebarluaskan penemuan-penemuan terbaru tentang dinosaurus.

Saturday, 12 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Apa itu Angklung ?. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Apa itu Angklung ?

Apa itu Angklung ? Angklung adalah alat musik terbuat dari dua tabung bambu yang ditancapkan pada sebuah bingkai yang juga terbuat dari bambu. Tabung-tabung tersebut diasah sedemikian rupa sehingga menghasilkan nada yang beresonansi jika dipukulkan. Dua tabung tersebut kemudian ditala mengikuti tangga nada oktaf. Untuk memainkannya, bagian bawah dari bingkai ini dipegang oleh satu tangan, sementara tangan yang lain menggoyangkan angklung secara cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya. Hal ini akan menghasilkan suatu nada yang berulang. Dengan demikian, dibutuhkan sebanyak tiga atau lebih pemain angklung dalam satu ensembel, untuk menghasilkan melodi yang lengkap.

Angklung telah populer di seluruh Asia Tenggara, namun sesungguhnya berasal dari Indonesia dan telah dimainkan oleh etnis Sunda di Provinsi Jawa Barat sejak zaman dahulu. Kata “angklung” berasal dari dua kata “angka” dan “lung”. Angka berarti “nada”, dan lung berarti “putus” atau “hilang”. Angklung dengan demikian berarti “nada yang terputus”.

Pada perioda Hindu dan Kerajaan Sunda, Jawa Barat, angklung memegang peranan sangat penting pada beberapa upacara ritual masyarakat Sunda dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai perantara dalam ritual, angklung dimainkan untuk menghormati Dewi Sri, dewi kesuburan, dengan harapan agar negeri dan kehidupan mereka dapat diberkati. Di kemudian hari, menurut Kidung Sunda, alat musik ini juga digunakan oleh Kerajaan Sunda untuk penyemangat dalam situasi pertempuran di Perang Bubat.
apa itu angklung
Angklung tertua yang masih ada sampai kini ialah Angklung Gubrag. Angklung ini dibuat pada abad ke-17 di Jasinga,Bogor. Pada saat ini, beberapa angklung dari zaman dahulu masih tersimpan di Museum Sri Baduga, Bandung.

Seiring berjalannya waktu, angklung telah menarik banyak perhatian di dunia internasional. Pada tahun 1938, Daeng Soetigna, dari Bandung, menciptakan angklung yang berdasarkan tangga nada diatonik, alih-alih menggunakan tangga nada tradisional pélog atau saléndro. Sejak saat itu, angklung digunakan untuk tujuan pendidikan dan hiburan, dan bahkan dapat pula dimainkan bersama dengan alat-alat musik Barat dalam orkestra. Salah satu penampilan angklung dalam orkestra yang sangat terkenal ialah pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung tahun 1955. Udjo Ngalagena, seorang murid dari Daeng Soetigna, kemudian membuka “Saung Angklung” (Rumah  Angklung) pada tahun 1966 sebagai pusat pengembangan angklung.

Kali ini kita akan membahas tentang Gerakan Pemuda Tri Koro Dharmo. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Gerakan Pemuda Tri Koro Dharmo

Golongan pemuda merasa tidak puas pada organisasi Budi Utomo yang condong menjadi perkumpulan kaum tua. Golongan muda menyadari bahwa mereka harus mempunyai perkumpulan sendiri yang dapat mendidik para pemuda memenuhi kewajibannya pada lalu hari. Keinginan ini terwujud dengan terbentuknya Tri Koro Dharmo di Jakarta pada tanggal 7 Maret 1915. Pendiri Tri Koro Dharmo adalah dr. R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sunardi. Anggota Tri Koro Dharma terdiri atas anak sekolah menengah dari Jawa dan Madura.

Tri Koro Dharmo adalah organisasi gerakan pemuda pertama. Perkumpulan ini mengelola sebuah majalah yang bernama Tri Koro Dharmo yang terbit pertama kali pada tanggal 10 November 1915. Perkumpulan Tri Koro Dharmo sudah mencapai Jawa Raya dengan cara memperkukuh rasa persatuan antara pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok. Tri Koro Dharmo dapat diartikan tiga tujuan mulia yang terdiri atas sakti, budhi, dan bakti.

Gerakan Pemuda Tri Koro Dharmo
Lewat kongresnya yang pertama di Solo pada tahun 1918, nama Trikoro Dharmo diubah menjadi Jong Java. Hal ini dimaksudkan agar para pemuda di luar Pulau Jawa, tata sosialnya berdasar budaya Jawa akan mau, memasuki Jong Java. Kegiatan Jong Java berkisar pada masalah sosial dan kebudayaan, misalnya pemberantasan buta huruf, kepanduan, kesenian. Jong Java tidak ikut terjun dalam dunia politik dan tidak pula mencampuri urusan agama tertentu. Bahkan para anggotanya dilarang menjalankan politik atau menjadi anggota partai politik. Akan tetapi, sejak tahun 1942, sebab pengaruh gerakan radikal, maka Syamsuridjal (ketuanya) mengusulkan agar anggota yang sudah berusia 18 tahun diberi kebebasan berpolitik dan agar Jong Java memasukkan program memajukan agama Islam. Usul ini ditolak, akibatnya para anggotanya yang menghendaki tujuan ke dalam dunia politik dan ingin memajukan agama Islam mendirikan Jong Islamieten Bond. Organisasi ini dipimpin Haji Agus Salim.

Friday, 11 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Suling adalah alat musik tiup kayu atau bambu. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Suling adalah alat musik tiup kayu atau bambu

Suling adalah alat musik keluarga, alat musik tiup kayu atau terbuat dari bambu. Suara suling berciri lembut dan dapat dipadukan dengan alat musik lainnya dengan baik. Suling modern untuk para ahli umumnya terbuat dari perak, emas atau campuran keduanya. Sedangkan suling untuk pelajar umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang dilapisi perak.
 
Suling konser standar ditalakan di C dan mempunyai jangkauan nada 3 oktaf dimulai dari middle C. Akan tetapi, pada beberapa suling untuk para ahli ada kunci tambahan untuk mencapai nada B di bawah middle C. Ini berarti suling merupakan salah satu alat musik orkes yang tinggi, hanya piccolo yang lebih tinggi lagi dari suling. Piccolo adalah suling kecil yang ditalakan satu oktaf lebih tinggi dari suling konser standar. Piccolo juga umumnya digunakan dalam orkes.
 

Suling konser modern memiliki banyak pilihan. Thumb key B-flat (diciptakan dan dirintis oleh Bricciald) standar. B foot joint, akan tetapi, adalah pilihan ekstra untuk model menengah ke atas dan profesional.
Suling open-holed, juga biasa disebut French Flute (di mana beberapa kunci memiliki lubang di tengahnya sehingga pemain harus menutupnya dengan jarinya) umum pada pemain tingkat konser. Namun beberapa pemain suling (terutama para pelajar, dan bahkan beberapa para ahli) memilih closed-hole plateau key. Para pelajar umumnya menggunakan penutup sementara untuk menutup lubang tersebut sampai mereka berhasil menguasai penempatan jari yang sangat tepat.
 
Beberapa orang mempercayai bahwa kunci open-hole mampu menghasilkan suara yang lebih keras dan lebih jelas pada nada-nada rendah. Suling konser pada sebelum Era Klasik (1750) memakai Suling Blok (seperti gambar atas), sedangkan pada sebelum Era Romantis (Era Klasik 1750-1820) pakai Suling Albert (kayu hitam berlubang dan dilengkapi klep), dan sejak Era Romantis (1820) memakai suling Boehm (kayu hitam atau metal dilengkapi klep semua yang disebut juga suling Boehm, sistem Carl Boehm), atau suling saja. Khusus musik keroncong di Indonesia pada Era Stambul (1880-1920) memakai suling Albert, dan pada Era Keroncong Abadi (1920-1960) telah memakai suling Bohm.

Kali ini kita akan membahas tentang Kondisi Penduduk di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Kondisi Penduduk di Indonesia

Jumlah penduduk Indonesia pada akhir tahun 2012 diperkirakan lebih dari 240 juta jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 126 jiwa/km2 . Persebaran penduduk Indonesia tidak merata. Sekitar 60% penduduk Indonesia terkonsentrasi di pulau Jawa.

Kondisi Penduduk di Indonesia Persebaran penduduk yang tidak merata di Indonesia menyebabkan pembangunan infrastruktur terkesn hanya dilaksanakan di Jawa. Upaya menanggulangi perebaran penduduk yang tidak merata dilakukan dengan program transmigrasi. Daerah daerah yang menjadi tujuan transmigrasi adalah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua

Thursday, 10 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Pembagian Daerah Waktu di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Pembagian Daerah Waktu di Indonesia

Berdasarkan posisi bujurnya, Indonesia terletak diantara 95 derajat BT - 141 derajat BT. Kondisi ini menyebabkan Indonesia terbagi menjadi 3 waktu :


1. Daerah Waktu Indonesia Barat (WIB)
    Daerah waktu Indonesia barat berbatasan dengan garis bujur 105 derajat BT. Daerah ini berselisih waktu tujuh jam lebih awal dari Greenwich Mean Time (GMT). Daerah waktunya meliputi Sumatra,  Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Pembagian Daerah Waktu di Indonesia

2.  Daerah Waktu Indonesia Tengah (WITA)
     Daerah waktu Indonesia tengah berbatasan dengan garis bujur 120 derajat BT. Daerah ini berselisih waktu delapan jam lebih awal dari Greenwich Mean Time (GMT). Daerah waktunya meliputi Kalimantan Selatan, Kalimtan Timur, Kalimantan Utara, Bali , NTT, NTB, Sulawesi, dan pulau pulau kecil di sekitarnya.

3. Daerah Waktu Indonesia Timur (WIT)
     Daerah waktu Indonesia timur berbatasan dengan garis bujur 135 derajat BT. Daerah ini berselisih waktu sembilan jam lebih awal dari Greenwich Mean Time (GMT). Daerah waktunya meliputi Kepulauan Maluku, Papua, dan pulau pulau kecil di sekitarnya.

Dengan demikian, selisih waktu antara WIB dengan WITA adalah 1 jam. Selisih waktu antara WITA dengan WIT adalah 1 jam. Selisih waktu antar WIB dengan WIT adalah 2 jam.


Kali ini kita akan membahas tentang Zaman prasejarah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Zaman prasejarah


Zaman prasejarah adalah zaman manusia belum mengenal tulisan. Zaman prasejarah dimulai sejak adanya kehidupan di permukaan bumi hingga manusia mengenal tulisan. Jadi, masa prasejarah tidak meninggalkan bukti-bukti tertulis pada benda-benda peninggalannya.
Para ahli geologi mengemukakan periode perkembangan keadaan alam atas zaman-zaman sebagai berikut.
  1. Zaman arkhaikum, yaitu zaman tertua yang berlangsung kira-kira 2500 juta tahun. Zaman ini belum ada kehidupan, karena kulit bumi masih panas sekali.
  2. Zaman paleozoikum, yaitu zaman hidup tertua yang berlangsung kira-kira 340 juta tahun. Zaman ini sudah ada kehidupan, yakni dimulai adanya binatang kecil yang tidak bertulang belakang, jenis ikan, ampibi, dan reptil.
  3. Zaman mesozoikum, yaitu zaman hidup pertengahan yang berlangsung kira-kira 140 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan munculnya jenis reptil raksasa, seperti dinosaurus (panjangnya 12 meter) dan atlantasaurus (panjangnya 30 meter). Selain itu, jenis burung dan binatang menyusui pun telah berkembang.
  4. Zaman neozoikum atau kainozoikum, yaitu zaman hidup baru yang berlangsung kira-kira 60 juta tahun yang lalu zampai sekarang. Zaman ini terbagi ke dalam: (a).    zaman tertair, yaitu zaman semakin berkembangnya binatang menyusui, sedangkan reptil besar mulai punah. Jenis kera dan kera-manusia sudah ada pada akhir zaman ini dan (b).    zaman quartair, yaitu zaman adanya manusia di atas permukaan bumi. Zaman ini dibagi ke dalam pleistosen yang berlangsung kira-kira 600.000 tahun dan zaman holosen berlangsung kira-kira 20.000 tahun yang lalu hingga sekarang ini.
Jenis manusia purba telah muncul pada zaman neozoikum. Manusia merupakan makhluk hidup yang muncul paling terakhir di dunia. Sebelumnya, dunia ini telah dihuni oleh makhluk-makhluk seperti hewan menyusui dan jenis kera atau kera-manusia. Selain itu, sebelumnya pun telah muncul jenis reptil purba seperti dinosaurus dan atlantasaurus. Hewan raksasa ini ada yang menjadi pemakan tumbuhan dan ada juga yang menjadi pemakan daging. Jenis hewan seperti ini pada jutaan tahun yang lalu telah punah.

Para ahli yang ingin mengetahui kehidupan manusia pada zaman prasejarah harus mencari fosil dan artefaknya di berbagai tempat di belahan bumi ini.
Fosil adalah semua bekas atau sisa-sisa tulang belulang jenis manusia, binatang atau tumbuhan yang telah membatu karena tertimbun tanah ribuan tahun atau jutaan tahun.

Artefak adalah segala benda atau perkakas yang dibuat dan digunakan manusia purba untuk keperluan hidupnya.


Pertanyaan :
1. Sebutkan 5 zaman pada saat zaman prasejarah ?
2. Apa penertian zaman prasejarah ?

Tuesday, 8 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Latar belakang terbentuknya Budi Utomo. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Latar belakang terbentuknya Budi Utomo

Pembentukan Budi Utomo dilatarbelakangi ide tentang "Dana Pelajar" (Studiefonds) yang dikemukakan oleh dr. Wahidin Sudirohusodo pada tahun 1906 dan 1907. Pada waktu itu dr. Wahidin Sudirohuso bertemu dengan Sutomo, seorang pelajar STOVIA, Jakarta. pertemuan tersebut membicarakan tentang cara cara meningkatkan martabat dan kedudukan serta nasib rakyat Indonesia.

Budi Utomo berdiri pada tanggal 20 mei 1908. Ketua Budi Utomo adalah Raden Tumenggung Tirtokusukmo. Tujua Budi Utomo adalah melakukan pengajaran bagi orang orang Jawa dan berusaha untuk mengembalikan kembali budaya Jawa.


Kehadiran Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 menandai permulaan pergerakan nasional di Indonesia. Gagasan lahirnya Budi Utomo diawali dari perjalanan kampanye yang dilakukan dr. Wahidin Sudirohusodo ke seluruh Pulau Jawa. Pada tempat-tempat yang dikunjungi, dia menganjurkan perluasan pengajaran sebagai langkah untuk memajukan kehidupan rakyat. Menurutnya, tujuan itu bisa dilakukan tidak hanya dengan menuntut kepada pemerintah, tetapi juga dapat dilaksanakan dengan usaha sendiri, yaitu dengan membentuk dana pelajar (Studiefonds). Hasilnya digunakan untuk membantu pelajar-pelajar yang kurang mampu.

Pada akhir tahun 1907 melalui perjalanan kampanyenya dr. Wahidin Sudirohusodo berjumpa dengan para pelajar STOVIA (Sekolah Dokter Pribumi) di Jakarta, satu di antaranya bernama Soetomo. Pertemuannya dengan para pelajar STOVIA dimanfaatkan untuk membicarakan kondisi nasib rakyat yang masih kurang mendapatkan pendidikan. Pembicaraan semakin berkembang dan melahirkan gagasan dan cita-cita yang sama untuk mengangkat harkat dan derajat bangsa Indonesia. Gagasan dan cita-cita itu lalu dituangkan ke dalam suatu bentuk organisasi yang diberi nama Budi Utomo. Organisasi Budi Utomo ini didirikan pada hari Rabu tanggal 20 Mei 1908 dan Soetomo terpilih sebagai ketua. Untuk selanjutnya tanggal 20 Mei oleh bangsa Indonesia diperingati sebagai hari kebangkitan nasional.

Pada awalnya, organisasi Budi Utomo hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial-budaya, seperti mendirikan sekolah-sekolah dan berusaha memelihara serta memajukan kebudayaan Jawa. Selain itu, Budi Utomo juga melaksanakan usaha-usaha untuk meningkatkan perekonomian dan bidang lainnya. Para anggotanya pun baru sebatas suku Jawa dan Madura. Adapun tujuan yang diemban oleh organisasi Budi Utomo adalah kemajuan yang harmonis untuk nusa dan bangsa Jawa dan Madura.

Latar belakang terbentuknya Budi Utomo
dr. Wahidin Sudirohusodo

Budi Utomo mengalami perkembangan yang cukup pesat, dalam waktu enam bulan Budi Utomo mempunyai delapan cabang, yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, Yogya I, Yogya II, Magelang, Surabaya, dan Probolinggo. Pada bulan Oktober 1908, Budi Utomo menyelenggarakan kongres yang pertama di Yogyakarta. Dalam kongres itu terjadi perbedaan pendapat mengenai arah yang akan dituju dan landasan perjuangan. Dalam hal ini Wahidin Sudirohusodo mengemukakan mengenai perlunya pendidikan yang ditujukan kepada golongan priyayi, bukan kepada rakyat biasa. Hal itu didasarkan pada pemikiran bahwa setelah para priyayi menjadi terdidik mereka bisa mengajarkannya kepada rakyat banyak. Dengan demikian, seluruh rakyat akan mendapatkan pendidikan. Pertentangan yang lebih tajam terjadi antara dr. Rajiman Wediodiningrat dan dr. Cipto Mangunkusumo. Rajiman memandang bahwa bangsa Barat lebih cerdas daripada bangsa Timur dan pendidikan Barat tidak sama dengan peradaban Timur. Sebaliknya, Cipto berpandangan bahwa bangsa Timur tidak lebih bodoh jika dibandingkan dengan bangsa Barat, masalahnya hanya terletak pada kesempatan saja. Oleh sebab itu, pendidikan bangsa Indonesia wajib bisa lebih ditingkatkan dengan cara memanfaatkan pendidikan Barat. Cipto juga menghendaki Budi Utomo dijadikan sebagai partai politik dan terbuka untuk seluruh bangsa Indonesia tanpa adanya perbedaan suku bangsa dan kebudayaan. Kongres itu menghasilkan keputusan, di antaranya sebagai berikut.

  1. Budi Utomo dibatasi untuk penduduk Jawa dan Madura.
  2. Tirtokusumo sebagai Bupati Karanganyar diangkat sebagai ketua.
  3. Bergerak dalam bidang pendidikan dan budaya.

Oleh sebab perjuangan Budi Utomo lebih cenderung memajukan pendidikan, maka pergerakan ini dianggap tidak berbahaya untuk Belanda. Dengan mudah badan hukum Budi Utomo memperoleh pengesahan dari Pemerintah Hindia-Belanda. Setelah kongres pertama berakhir, Budi Utomo mengalami perkembangan yang lamban. Pada akhir tahun 1909, Budi Utomo mempunyai cabang di 40 tempat dengan jumlah anggota lebih kurang 10.000 orang.

Pada perkembangan selanjutnya, corak Budi Utomo mengalami perubahan. Pemimpin dan anggotanya kebanyakan adalah para pegawai negeri dan priyayi, sehingga tujuan yang dikembangkannya cenderung hanya memperhatikan kepentingan mereka. Perhatian Budi Utomo lebih difokuskan pada reaksi Pemerintah Hindia-Belanda, bukan lagi pada reaksi yang ditunjukkan oleh rakyat. Masih banyak lagi perubahan yang dialami oleh organisasi Budi Utomo, terutama dengan mengedepankan pentingnya pengajaran bahasa Belanda sebagai syarat untuk diterima menjadi pegawai negeri.

Pada tahun 1912, Tirtokusumo yang menjabat sebagai ketua Budi Utomo menyatakan berhenti dari jabatannya, lalu digantikan oleh Noto Dirodjo. Budi Utomo menyadari pentingnya organisasi pergerakan untuk rakyat, oleh karenanya sejak tahun 1920 organisasi Budi Utomo membuka diri untuk menerima anggota dari kalangan rakyat biasa. Dengan demikian, sifat pergerakan Budi Utomo menjadi pergerakan kerakyatan. Dibidang politik, Budi Utomo telah berkembang menjadi sebuah organisasi yang mempunyai tujuan dan cita-cita nasional, yakni Indonesia merdeka. Untuk mewujudkannya, maka pada tahun 1935 Budi Utomo meleburkan diri dengan PBI (Partai Bangsa Indonesia) yang didirikan Soetomo. Peleburan dua organisasi itu, maka lahirlah Parindra.


Pertanyaan :
1. Sebutkan siapa ketua Budi Utomo ?
2. Sebutkan kapan waktu kongres Budi Utomo pertama kali ?

Monday, 7 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Indische Partij ( IP ). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Indische Partij ( IP )

Indische Partij didirikan di Bandung pada tahun 25 Desember 1912. Organisasi itu dipimpin oleh Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan Cipto Mangkusumo atau dikenal dengan Tiga Serangkai. Tujuan Indische Partij antara lain menumbuhkan dan meningkatkan jiwa persatuan semua golongan, memajukan tanah air dengan dilandasi jiwa nasional, serta mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka.

Sikap Indische Partij ( IP ) pada Belanda sangat tegas, antipati, dan nonkooperasi. Tokoh tokoh IP sering mengkritik Belanda sehingga mereka diawasi oleh Belanda. Bahkan, pengajuan Indische Partij untuk mendapat badan hukum ditolak oleh Belanda. Akhirnya, Suwardi Suryaningrat dijeblosskan ke penjara setelah menulis sebuah artikel yang berjudul Al Il Eens Nederlander was ( Seandainya Saya Seorang Belanda ) dalam surat kabar Do Express.

Indische Partij ( IP )


Artikel itu berisi sindiran pada pemerintah besar besaran. Beberapa program Indische Partij antara lain menanamkan cita cita persatuan nasional Indonesia, memberantas keombangan sosial, memperkuat pengaruh pro Hindia ( Indonesia ), dan menyerukan perbaikan ekonomi bangsa Indonesia.

Pertanyaan :
  1. Dimana dan kapan Indische Partij didirikan ?
  2. Sebutkan 3 pemimpin Indische Partij ?
  3. Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan Cipto Mangkusumo dikenal sebagai ?

Sunday, 6 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Kondisi Penduduk di Indonesia (Suku Bangsa dan Agama). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Kondisi Penduduk di Indonesia (Suku Bangsa dan Agama)

Indonesia memiliki berbagai suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki adat dan budaya. Beberapa suku bangsa yang dominan di Indonesia adalah Suku Jawa sejumlah 45%, Sunda 14%, Madura sejumlah 8%, dan Batak 7%. Perbedaa adat istiadat tiap tiap suku bangsa di Indonesia disebabkan perbedaan keadaan dan posisi geografis, letak permukiman penduduk, latar belakang sejarah, serta ligkungan masyarakat dan hukum adat.

Agama yang berkembang dan diakui di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Jumlah pemeluk Agama Islam di Indonesia sekitar 85%, Kristen sekitar 9,2%, Katolik sekitar 3,5%, Hindu sekitar 1,8%, Buddha sekitar 0,4%, dan Konghucu dibawah 0,1%. Kebebaan penduduk Inddonesia untuk memeluk salah satu agama dicantumkan dalam Undang Undang Dasar 1945. Walaupun berbeda beda suku dan agama kita harus menghormati suku dan agama lain.
Kondisi Penduduk di Indonesia ( Suku Bangsa dan Agama )

Sejak dulu kala, bangsa Indonesia hidup dalam keragaman. Kata-kata Bhinneka Tunggal Ika yang dicengkeram oleh lambang negara Garuda Pancasila , bukan cuma slogan atau pun omong kosong. Berdasarkan data sensus Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 sebanyak 237.641.326 jiwa. Sebanyak 99,62 persen atau 236.728.379 adalah warga negara Indonesia (WNI).

Dilihat dari sukunya, bangsa Indonesia terdiri 1.300 suku. Suku bangsa terbesar adalah Suku Jawa yang meliputi 40,2 persen dari penduduk Indonesia. Yang disebut Suku Jawa ini merupakan gabungan dari suku Jawa, Osing, Tengger, Samin, Bawean, Naga, dan lainnya. Suku yang paling sedikit jumlahnya adalah Suku Nias, dengan jumlah 1.041.925 atau hanya 0,44 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Yang menarik, suku-suku Papua yang terdiri dari 466 suku, jumlahnya hanya 2.693.630 jiwa atau 1,14 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan etnis Tionghoa jumlahnya sedikit lebih banyak, yaitu 2.832.510 atau 1,2 persen penduduk Indonesia. Seperti kita ketahui, suku-suku ini menyebar di seluruh wilayah Indonesia.

Begitu juga dengan agama yang dianut. Menurut data sensus 2010, jumlah penduduk yang memeluk agama Islam sebanyak 87, 1 persen, Kristen 6,9 persen, Katolik 2,9 persen, Hindu 1,6 persen, Buddha 0,7 persen, dan Konghucu 0,05 persen.

Para pemeluk agama-agama ini juga menyebar di seluruh Indonesia. Jika data itu dilihat lebih teliti sampai  tingkat provinsi atau kabupaten, maka tidak ada satu pun wilayah di Indonesia yang penduduknya homogen atau sama. Misalnya, sukunya sama atau agamanya sama.

Bagaimana di kompleks di tempat tinggalmu? Apakah ada banyak suku lain, selain suku yang sama denganmu? Bagaimana dengan teman-teman di sekolahmu? Apakah teman-temanmu ada yang etnis Tionghoa, Suku Jawa, Batak, Sunda, atau lainnya? Bagaimana agama mereka? Apakah sama dengan agama yang kamu anut?

Meskipun ada suku mayoritas di sekolah atau tempat tinggalmu, bukan berarti tetangga dan teman yang sukunya minoritas itu tidak diakui atau dianggap tidak ada. Begitu pula bila di sekolah atau tempat tinggalmu ada agama mayoritas. Bukan berarti pemeluk agama yang minoritas tidak diakui atau dianggap tidak ada. Di tengah keragaman suku dan agama, kita bisa belajar dan mengembangkan hidup penuh toleransi. Bangsa yang berjiwa besar adalah bangsa yang mampu menghargai perbedaan.

Pertanyaan tentang kondisi penduduk di Indonesia :
  1. Berapa persen yang memeluk Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu di Indonesia ?
  2. Suku apa yang memiliki persentasi terbesar ?
  3. Agama apa yang memiliki persentasi terbesar ?

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanaan Kerajaan Banten terhadap VOC ( 1659 -1682 ). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanaan Kerajaan Banten terhadap VOC ( 1659 -1682 )

Pada tahun 1619 Kota Jayakarta jatuh ke tangan VOC. Jatuhnya Jayakarta membawa akibat buruk bagi Banten. VOC memaksa para pedagang untuk berlabuhdi Jayakarta sehingga Banten menjadi sepi. Sebagai reaksinya, rakyat Banten dipimpin Sultan Ageng Tirtayasa mengobarkan peperangan melawan VOC. Akan tetapi, perjuangan Sultan Ageng initidak didukung oleh putranya yang bernama Sultan Haji. Demi mendapatakan takhta Kerajaan Banten, Sultan Haji bekerja sama dengan VOC untuk menyerang ayahnya. Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya berhasil ditangkap oleh VOC dan dibuang ke Batavia. Setelah itu takhta Kerajaan Banten diseranhkan kepada Sulatn Haji, namun dikontrol oleh VOC.

Pertanyaan :
1. Sebutkan siapa yang telah mengkhianati ayahnya dan bekerja sama dengan VOC ?
2. Sebutkan siapa yang memimpin Kerajaan Banten saat melawan VOC ?

Saturday, 5 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanan Rakyat Tapanuli ( 1878 -1907 ). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanan Rakyat Tapanuli ( 1878 -1907 )

Belanda mulai dengan gerakan militernya menyerang daerah Tapanuli pada tahun 1878, sehingga meletus Perang Tapanuli dari tahun 1878 sampai tahun 1907. Apa saja yang menyebabkan meletusnya perang Perang Batak atau Perang Tapanuli ? Berikut ini sebab-sebab terjadinya perang tersebut.
  1. Raja Si Singamangaraja XII menentang dan menolak daerah kekuasaannya di Tapanuli Selatan dikuasai Belanda.
  2. Belanda ingin mewujudkan Pax Netherlandica (menguasai seluruh Hindia Belanda).
Perlawanan Rakyat Tapanuli ( 1878 -1907 )
Si Singamangaraja XII
Kekuasaan kolonial Belanda mulai memasuki daerah Tapanuli pada masa pemerintahan Si Singamangaraja XII. Pemerintah Belanda ingin mewujudkan Pax Netherlandica yang dilakukan dengan berlindung di balik kegiatan zending yang mengembangkan agama Kristen. Belanda kemudian menempatkan pasukannya di Tarutung dengan dalih melindungi penyebar agama Kristen. Si Singamangaraja XII tidak menentang usaha-usaha mengembangkan agama Kristen, akan tetapi ia tidak bisa menerima tertanamnya kekuasaan Belanda di wilayah kekuasaannya.

Menghadapi perluasan wilayah pendudukan yang dilakukan oleh Belanda, pada bulan Februari 1878 Si Singamangaraja XII melancarkan serangan terhadap pos pasukan Belanda di Bahal Batu, dekat Tarutung (Tapanuli Utara). Pertempuran tersebut merebak sampai ke daerah Buntur, Bahal Batu, Balige, Si Borang-Borang, dan Lumban Julu. Rakyat setempat berjuang dengan gigih saling bahu membahu berlangsung sampai sekitar 7 tahun. Tetapi, karena kekurangan senjata pasukan Si Singamangaraja XII semakin lama semakin terdesak sehingga terpaksa ditinggalkan dan perjuangan dilanjutkan ke tempat lain.

Dalam keadaan yang sudah lemah, Si Singamangaraja XII bersama putra-putra dan pengikutnya tetap mengadakan perlawanan. Dalam perlawanan ini, Si Singamangaraja, dan seorang putrinya, Lapian serta dua putranya, Sultan Nagari dan Patuan Anggi, gugur. Dengan gugurnya Si Singamangaraja XII, maka perjuangan tersebut meredup dan akhirnya seluruh daerah Batak jatuh ke tangan Belanda.

Pertanyaan :
1. Kapan terjadinya Perang Tapanuli ?
2. Sebutkan siapa yang memimpin rakyat Tapanuli melawan Belanda ?

Friday, 4 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanaan Rakyat Banjar ( 1859 - 1905 ). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanaan Rakyat Banjar ( 1859 - 1905 )

Perang Banjar adalah perlawanan rakyat pada Belanda di Kalimantan Selatan. Seperti halnya di daerah lain di Indonesia sebab-sebab perang adalah:
  • Faktor ekonomi. Belanda melaksanakan monopoli perdagangan lada, rotan, damar, serta hasil tambang yaitu emas dan intan. Monopoli itu sangat merugikan rakyat atau pedagang di daerah itu sejak abad 17. Pada abad 19 Belanda bermaksud menguasai Kalimantan Selatan untuk melakukan Pax Netherlandica. Apalagi di daerah itu diketemukan tambang batu bara di Pangaronan dan Kalangan.
  • Faktor politik. Belanda ikut campur urusan tahta kerajaan yang menimbulkan berbagai ketidak senangan. Pada saat menentukan pengganti Sultan Adam maka yang diangkat adalah Pangeran Tamjidillah yang disenangi Belanda. Sedangkan Pangeran Hidayatullah yang lebih berhak atas tahta hanya dijadikan Mangkubumi sebab tidak menyukai Belanda.
Perlawanaan Rakyat Banjar ( 1859 - 1905 )
Pangeran Antasari

Campur tangan Belanda di keraton makin besar dan kedudukan Pangeran Hidayatullah makin terdesak maka dia melakukan perlawanan pada Belanda bersama Pangeran Antasari, sepupunya. Siapakah para pengikut perjuangan itu? Tidak kurang dari 3000 orang bersedia membantu termasuk tokoh-tokoh agama seperti Kyai Demang Leman, Haji Langlang, Haji Nasrum dan Haji Buyasih. Pasukan Antasari berusaha menyerang pos-pos Belanda di Martapura dan Pangaron. Sebaliknya pada pertempuran tanggal 27 September 1859 Belanda dapat menduduki benteng pasukan Pangeran Antasari di Gunung Lawak.

Tindakan Belanda selanjutnya adalah menurunkan Sultan Tamjidillah dari tahta sementara itu Pangeran Hidayatullah menolak untuk menghentikan perlawanan lalu perti meninggalkan kraton, maka pada tahun 1860 kerajaan Banjar dihapuskan dan daerah itu menjadi daerah kekuasaan Belanda.

Apakah tindakan Belanda terebut menyurutkan perlawanan Pangeran Antasari? Ternyata tidak. Walaupun Kyai Damang Laman menyerah dan Pangeran Hidayatullan tertangkap alalu dibuang ke Cianjur namun Pangeran Antasari tetap memimpin perlawanan bahkan dia diangkat oleh rakyat menjadi pemimpin tertinggi agama dengan gelar Panembahan Amirudin Khalifatul Mukminin pada tanggal 14 Maret 1862. Dia dibantu oleh para pemimpin yang lain yaitu Pangeran Miradipa, Tumenggung Surapati dan Gusti Umah yang memusatkan pertahanan di Hulu Teweh. Perlawanan Antasari berakhir sampai meninggal dunia tanggal 11 Oktober 1862 lalu dilanjutkan oleh puteranya bernama Pangeran Muhamad Seman.


Pertanyaan :
  1. Sebutkan 2 tahap yang terjadi saat  perlawanaan rakyat Banjar di Kalimantaan Selatan beserta tahunnya ?
  2. Siapa yang memimpin rakyat Banjar melawan Belanda pertama kali ?

Thursday, 3 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanan Rakyat Mataram Melawan VOC (1628 - 1629). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanan Rakyat Mataram Melawan VOC (1628 - 1629)

Kesultanan Mataram berdiri pada tahun 1586 yang didirikan oleh Sutowijoyo. Sebenarnya, kesultanan ini adalah kelanjutan dari Kesultanan Demak. Pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645), Kesultanan Mataram mencapai puncak kejayaannya.

Sultan Agung mempunyai cita-cita tinggi, yakni dia ingin menyatukan seluruh kerajaan yang ada di Pulau Jawa yang berada dibawah komando Mataram. Sultan Agung beranggapan bahwa penghalang cita-citanya itu adalah VOC. Menurutnya, VOC wajib segera dilenyapkan. Untuk memancing kemarahan VOC, Sultan Agung meminta kepada VOC untuk menerima kekuasaannya dan mengharuskan VOC menyerahkan upeti setiap tahun kepada Mataram sebagai tanda setia. Tentu saja permintaan Sultan Agung itu ditolak.

Oleh sebab tidak mau menerima kekuasaan Mataram, Sultan Agung memutuskan untuk menyerang kedudukan VOC di Batavia (Jayakarta). Serangan dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1628 dan tahun 1629. Kedua serangan itu gagal, sebab semua gudang perbekalan yang disimpan Sultan Agung di sepanjang pesisir Priangan dibakar VOC. Akibatnya, pasukan Sultan Agung kelaparan, sehingga dengan gampang dapat dihancurkan oleh VOC.

Menyadari kegagalan dalam melaksanakan perlawanan bersenjata, Mataram melancarkan blokade ekonomi untuk melumpuhkan VOC di Batavia. Perniagaan beras dimonopoli oleh negara dan tidak boleh diperdagangkan kepada VOC. Setelah Sultan Agung wafat pada tahun 1645, kedudukan sultan digantikan oleh putranya yang bergelar Sunan Amangkurat I. Berbeda dengan ayahnya, Sunan Amangkurat dalam menjalankan politik pemerintahannya melaksanakan kerja sama dengan VOC. Tentu saja hal ini dilakukan agar dia terhindar dari serangan VOC.

Perlawanan Rakyat Mataram Melawan VOC (1628 - 1629)
Pada tahun 1646 diadakan perjanjian bilateral antara Sunan Amangkurat I dan VOC. Isi perjanjian itu sangat merugikan Mataram. Adapun isi perjanjian itu di antaranya sebagai berikut.
  1. Mataram mengakui kedudukan/kekuasaan VOC di Batavia dan VOC mengakui kekuasaan Sunan Amangkurat I di Mataram.
  2. Apabila ada utusan Mataram yang akan bepergian ke luar negeri akan diangkut oleh kapal-kapal VOC.
  3. Kapal-kapal Kesultanan Mataram diperbolehkan melintasi Selat Malaka dengan izin VOC.
  4. Mataram tidak diperkenakan mengadakan hubungan dagang dengan Maluku.
  5. Apabila terjadi peperangan, masing-masing tak akan saling menolong musuh.
Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, berarti Mataram mengakui kedaulatan VOC.

Pertanyaan :
1. Siapa raja Mataram yang menentang VOC ?
2. Faktor apa saja yang mempengaruhi rakyat Mataram gagal mengambil alih markas VOC di Batavia

Sumber : IPS Terpadu - SMP Kelas VIII

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanan Rakyat Bali ( 1849 - 1906 ). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanan Rakyat Bali ( 1849 - 1906 )

Perang Bali dimulai ketika pemerinah Belanda dan para penguasa Bali bersengketa mengenai hak tawan karang, yaitu hak Raja Bali yang menganggap setiap kapal yang kandas di wilayah perairannya merupakanmili Raja Bali. Pada tanggal 27 Juni 1846 pasukan Belanda menyerbu Buleleng. Raja Buleleng, I Gusti Ngurah Made pun menyingkir ke Jagaraga. Pada tahun 1849 Belanda melancarkan ekspedisi militer yang lebih besar, di bawah pimpinan Jndral Michels. Setelah Jagaraga dapat direbut, serangan diarahkan ke Klutung, Karangasem, dan Gianjar. Perlawanan terus dilakukan rakyat Bali dibawah kepemimpinan I Gusti Ketut Jelantik, Semangat Puputan, yaitu semngat habis habisan sampai mati yang dimiliki rakyat Bali. Belanda pun, akhirnya dapat menguasai belanda pada tahun 1906

Pertanyaan :
1. Siapa yang memimpin Bali saat melawan Belanda ?
2. Apa yang dimaksud semangat puputan ?
3. Pada tahun berapakah belanda menguasai Bali ?

Wednesday, 2 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanan Rakyat Maluku yang dipimpin oleh Thomas Matulessi (1817). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanan Rakyat Maluku yang dipimpin oleh Thomas Matulessi (1817)

Maluku atau yang dikenal secara internasional sebagai Moluccas adalah provinsi yang ada di Indonesia. Lintasan sejarah Maluku yang panjang tidak terlepas dari perlawanan rakyatnya melawan penjajahan bangsa Belanda. Peralawanan rakyat Maluku dipimpin oleh Thomas Matulessi (Pattimura). Pada tanggal 16 Mei 1817 rakyat Maluku menyerbu dan merbut benteng Duurstede di Singapura. Dalam perjuangan ini Pattimura dibantu oleh Anthonie Reebok, Christina Martha Tiahahu, Philip Latumahina, dan Kapitan Said Printah. pada tanggal 15 Oktober 1817 pasukan Belanda dikerahkan secara besar besaran dan berhasil menangkap pemimpin perlawanan rakyat termasuk Pattimura. Perlawanan Maluku berakhir pada tanggal 16 Desember  1817 setelah Pattimura dihukum gantung.


Perlawanan Rakyat Maluku
Pattimura
Latar belakang timbulnya perlawanan Pattimura, di samping adanya tekanan-tekanan yang berat di bidang ekonomi sejak kekuasaan VOC juga dikarenakan hal sebagai berikut.

  1. Sebab ekonomis, yakni adanya tindakan-tindakan pemerintah Belanda yang memperberat kehidupan rakyat, seperti sistem penyerahan secara paksa, kewajiban kerja blandong, penyerahan atap dan gaba-gaba, penyerahan ikan asin, dendeng dan kopi. Selain itu, beredarnya uang kertas yang menyebabkan rakyat Maluku tidak dapat menggunakannya untuk keperluan sehari-hari sebab belum terbiasa.
  2. Sebab psikologis, yaitu adanya pemecatan guru-guru sekolah akibat pengurangan sekolah dan gereja, serta pengiriman orang-orang Maluku untuk dinas militer ke Batavia. Hal-hal itu di atas adalah tindakan penindasan pemerintah Belanda pada rakyat Maluku.

Perlawanan Rakyat MalukuOleh sebab itu, rakyat Maluku bangkit dan berjuang melawan imperialisme Belanda. Aksi perlawanan meletus pada tanggal 15 Mei 1817 dengan menyerang Benteng Duurstede di Saparua.

Setelah terjadi pertempuran sengit, akhirnya Benteng Duurstede jatuh ke tangan rakyat Maluku di bawah pimpinan Pattimura. Banyak korban di pihak Belanda termasuk Residen Belanda, Van den Berg ikut terbunuh dalam pertempuran.

Kemenangan atas pemerintah kolonial Belanda memperbesar semangat perlawanan rakyat sehingga perlawanan meluas ke Ambon, Seram dan pulau-pulau lain. Di Hitu perlawanan rakyat muncul pada permulaan bulan Juni 1817 di bawah pimpinan Ulupaha. Rakyat Haruku di bawah pimpinan Kapten Lucas Selano, Aron dan Patti Saba.

Situasi pertempuran berbalik setelah datangnya bala pertolongan dari Batavia di bawah pimpinan Buyskes. Pasukan Belanda terus mengadakan penggempuran dan berhasil menguasai kembali daerah-daerah Maluku. Perlawanan semakin mereda setelah banyak para pemimpin tertawan, seperti Thomas Matulessi (Pattimura), Anthonie Rhebok, Thomas Pattiweal, Lucas Latumahina, dan Johanes Matulessi.

Dalam perlawanan ini juga muncul tokoh wanita yakni Christina Martha Tiahahu. Sebagai pahlawan rakyat yang tertindas oleh penjajah. Tepat pada tanggal 16 Desember 1817, Thomas Matulessi dan kawan-kawan seperjuangannya menjalani hukuman mati di tiang gantungan.

 
Pertanyaan :
1. Siapakah yang memimpin perlawanan rakyat Maluku ?
2. Tanggal berapakah rakyat maluku mulai melakukan perlawanan ?

Kali ini kita akan membahas tentang Masa Kekuasaan VOC ( 1602 - 1799 ). Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Masa Kekuasaan VOC ( 1602 - 1799 )

Sejak pelayaran de Haoutman, di Nusantara berdiri banyak perusahaan dgang sehingga timbul persaingn antarpedagang Belanda. Harga rempah rampah di Eropa pun semakin merosot sebab tersedia di pasaran Eropa. Untuk mengatasi permasalahan itu dibentuklah kongsi dagang yang bernama Vereenigde Oost Indiche Compagnie ( VOC ), pada tanggal 20 maret 1602 atas prakarsa Johan Van Oldenbarnevelt.

Tujuan pembentukan VOC tidak hanya untuk menghindari persaingan di antara pedagang Belanda, tetapi juga mempunyai tujuan lain. VOC dibentuk untuk menyaingi kongsi dagang Inggris di India, yaitu East India Company ( EIC ); menguasai pelabuhan pelabuhan penting dan kerajaan  kerajaan; serta melakukan monopoli perdagangan rempah rempah.

Untuk mempermudah pelaksanaan monopoli perdagangan rempah rempah di Nusantara, Belanda mengangkat seorang gubernur jendral. Gubernuwr jendral pertama VOC adalah Peiter Both. Pemerintah Belandajuga memberikan hak octrooi kepada VOC. isi hak octrooi antara lain hak untuk mencetak uang, memerintah wilayah yang diduduki, mengadakan perjanjian dengan penguasa setempat, mempunyai angkatan perang, dan melaksanakan monopoli perdagangan rempah rempah.