Saturday, 12 July 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Gerakan Pemuda Tri Koro Dharmo. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Gerakan Pemuda Tri Koro Dharmo

Golongan pemuda merasa tidak puas pada organisasi Budi Utomo yang condong menjadi perkumpulan kaum tua. Golongan muda menyadari bahwa mereka harus mempunyai perkumpulan sendiri yang dapat mendidik para pemuda memenuhi kewajibannya pada lalu hari. Keinginan ini terwujud dengan terbentuknya Tri Koro Dharmo di Jakarta pada tanggal 7 Maret 1915. Pendiri Tri Koro Dharmo adalah dr. R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sunardi. Anggota Tri Koro Dharma terdiri atas anak sekolah menengah dari Jawa dan Madura.

Tri Koro Dharmo adalah organisasi gerakan pemuda pertama. Perkumpulan ini mengelola sebuah majalah yang bernama Tri Koro Dharmo yang terbit pertama kali pada tanggal 10 November 1915. Perkumpulan Tri Koro Dharmo sudah mencapai Jawa Raya dengan cara memperkukuh rasa persatuan antara pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok. Tri Koro Dharmo dapat diartikan tiga tujuan mulia yang terdiri atas sakti, budhi, dan bakti.

Gerakan Pemuda Tri Koro Dharmo
Lewat kongresnya yang pertama di Solo pada tahun 1918, nama Trikoro Dharmo diubah menjadi Jong Java. Hal ini dimaksudkan agar para pemuda di luar Pulau Jawa, tata sosialnya berdasar budaya Jawa akan mau, memasuki Jong Java. Kegiatan Jong Java berkisar pada masalah sosial dan kebudayaan, misalnya pemberantasan buta huruf, kepanduan, kesenian. Jong Java tidak ikut terjun dalam dunia politik dan tidak pula mencampuri urusan agama tertentu. Bahkan para anggotanya dilarang menjalankan politik atau menjadi anggota partai politik. Akan tetapi, sejak tahun 1942, sebab pengaruh gerakan radikal, maka Syamsuridjal (ketuanya) mengusulkan agar anggota yang sudah berusia 18 tahun diberi kebebasan berpolitik dan agar Jong Java memasukkan program memajukan agama Islam. Usul ini ditolak, akibatnya para anggotanya yang menghendaki tujuan ke dalam dunia politik dan ingin memajukan agama Islam mendirikan Jong Islamieten Bond. Organisasi ini dipimpin Haji Agus Salim.




No comments:

Post a Comment